Rasa Nyaman Santri di Darul Hikam

Ada beberapa santri Darul Hikam Mojokerto yang berhasil menghafalkan Al Quran dengan lebih cepat dari target yang sudah ditentukan. Beberapa seperti Fitria Nuraini, Hasna Sabrina, juga Amilatur Rizqi menyampaikan bahwa kenyamanan menjadi faktor pendukung.

Kenyamanan yang dimaksud memiliki banyak arti. Yang pertama adalah kenyamanan secara suasana. Pesantren Darul Hikam berada di kawasan yang memang sangat tenang, di tengah hamparan sawah. Jadi mendukung untuk menghafal.

Kedua, rasa nyaman yang dimaksud adalah pertemanan dengan teman-teman satu pesantren. Darul Hikam khusus tahfidz memiliki santri yang tidak begitu banyak, dan semuanya perempuan. Jadi sudah seperti keluarga antara satu dengan yang lain.

Bahkan jika ada yang lebih tua akan dianggap sebagai kakak, begitu juga ketika ada yang lebih muda akan dianggap sebagai adik yang hidup bersama dalam lingkungan asrama.

Ketiga, rasa nyaman dengan fasilitas. Menggunakan asrama yang integral, di mana semua berada dalam satu lingkungan, kamar mandi di dalam, kemudian kamar berpendingin ruangan, maka kenyamanan tinggal di kamar menjadi sisi pendukung.

Keempat, rasa nyaman dengan adanya ayah, yaitu Khadimul Ma’had, Abah Masruhan Choteb. Beliau yang selalu memantau santri terutama dalam aspek setoran hafalan. Adanya beliau yang selalu dekat menjadi motivasi tersendiri.

Beberapa aspek ini menjadikan santri pesantren Darul Hikam Mojokerto merasakan berada di rumah dan menemukan keluarga baru.

Cuci tangan di kamar mandi

Leave a Comment